Arsip Kategori: Liga Spanyol

Seri Tak Pernah Bagus untuk Madrid

Real Madrid gagal melanjutkan rangkaian kemenangannya setelah berimbang 1-1 di kandang Athletic Bilbao. Hasil seri tidak pernah bagus untuk Madrid.

Bertandang ke San Mames, Minggu (16/9/2018) dinihari WIB, Madrid dibuat Bilbao frustrasi. Madrid tertinggal lebih dahulu dari tim tuan rumah usai Iker Muniain mencetak gol dari jarak dekat di menit ke-32.

Madrid baru bisa membalas di babak kedua. Isco, yang masuk menggantikan Luka Modric, mencetak gol penyama lewat sundulan dari dalam kotak penalti.

El Real melepaskan 16 percobaan tapi hanya enam yang mengarah ke gawang. Madrid memiliki peluang lain untuk memenangi pertandingan, seperti ketika Marco Asensio dalam situasi satu lawan satu dengan kiper lawan namun bola sepakannya masih bisa ditepis.

Dengan hasil ini, Madrid menduduki posisi kedua klasemen usai mengantongi 10 poin hasil empat pertandingan. Los Blancos tertinggal dua poin dari rival abadinya, Barcelona, yang masih melaju sempurna.

“Ini adalah sebuah tempat yang sulit dikunjungi,” pelatih Madrid Julen Lopetegui mengatakan kepada Movistar, yang dikutip FourFourTwo. “Athletic adalah sebuah tim yang mengejar Anda, yang menekan Anda.”

“Madrid tidak pernah menganggap hasil seri sebagai hasil yang bagus. Kami tampil bagus di babak kedua dan kami harus terus bekerja.” Bilbao sukses menyandung Madrid untuk ketiga kalinya berturut-turut usai dua pertandingan sebelumnya juga berakhir sama kuat. Ini untuk kedua kali beruntun Los Merengues gagal menang di San Mames.

“Kami harus selalu memberi yang maksimal kepada klub ini. Kami tidak pernah menganggap sebuah hasil seri adalah hal yang bagus, memang tidak pernah bagus ketika Anda cuma seri,” sahut bek sekaligus kapten Madrid Sergio Ramos.

“Masih ada banyak hal untuk diperbaiki. Kami sudah tahu kalau San Mames adalah salah satu stadion yang paling sulit di luar kandang, orang-orang mendorong, tapi terlepas dari itu, Athletic adalah tim yang tahu betul apa yang mereka mainkan.”

Real Madrid vs Atletico Madrid berakhir seri 1-1

Real Madrid dan Atletico Madrid harus puas berbagi satu poin saat melakoni pertandingan derby Madrid. Pertandingan antara El Real melawan Los Cholconeros itu berakhir dengan skor akhir 1-1.

Dalam pertandingan yang digelar di Vicente Calderon, Senin (5/10/2015) dinihari WIB, Real Madrid mengancam pada menit ketiga lewat tendangan Cristiano Ronaldo. Sial, upaya CR7 masih belum berbuah gol. Atletico Madrid membalas lewat Angel Correa dua menit berselang. Sama halnya dengan ChristianoRonaldo, tendangannya juga belum tepat sasaran.

Real Madrid membuka gol pada menit kesembilan. Gol ini bermula dari pemain Dani Carvajal mengirim umpan silang matang dari sayap kanan, yang berhasil ditanduk oleh Karim Benzema. Jan Oblak tak mampu melakukan tepisan, bolanya masuk ke dalam gawang.

Atletico Madrid langsung memberikan respons pada menit ke-11. Sialnya, tendangan Correa belum juga menemui bidang. Upaya pemain yang sama empat menit kemudian juga masih sama, tak mencapai sasaran.

Fernando Torres tak mau ketinggalan untuk melakukan percobaan. Sundulannya memanfaatkan umpan Juanfran juga masih tak tepat sasaran. Atletico mendapatkan kesempatan emas untuk menyamakan skor. Thiago dilanggar oleh Sergio Ramos di kotak penalti, wasit menunjuk titik putih. Antoine Griezmann gagal menunaikan tugasnya dengan baik pada menit 21, Madrid tetap unggul.

Usaha Christiano Ronaldo untuk membobol gawang Oblak pada menit 33 juga belum berhasil. Tendangan kaki kirinya masih melambung jauh.

Selepas restart, Atletico mendapatkan peluang pada menit 50. Torres yang menjadi penendangnya, tapi masih menyamping.

Semenit kemudian, Christiano Ronaldo masih belum mampu memanfaatkan peluang untuk mencetak gol. Sepakan kaki kirinya masih melebar. Upaya percobaan dari Atletico membuahkan hasil pada menit 83. Luciano Vietto yang mencatatkan namanya di papan skor. Tendangannya dari jarak dekat gagal dibendung oleh Keylor Navas.

Pada menit ke-90, Gabi yang melakukan percobaan. Tapi, tendangannya meneruskan umpan Luis itu masih bisa diblok. Jackson Martinez juga tak mau ketinggalan, tendangannya beberapa menit kemudian juga tak membuahkan hasil. Hingga pertandingan selesai tak ada gol tambahan, laga berakhir dengan skor 1-1.

Dengan tambahan satu poin ini, Real Madrid ada di posisi dua klasemen dengan raihan 15 poin. Sementara itu, Atletico Madrid ada di posisi lima dengan koleksi 13 poin.

Susunan Pemain:

Atleticco:
Oblak, Godin, Luis, Juanfran, Jose, Tiago, Griezmann, Oliver (Carrasco 46), Gabi, Torres (Martinez 64), Correa (Vietto 58)

Madrid:
Navas, Varane, Ramos, Marcelo, Carvajal (Arbeloa 42), Kroos, Casemiro, Modric, Ronaldo, Isco (Bale 66), Benzema (Kovacic 77)

Sevilla mempermalukan Barcelona di Kandang sendiri

Barcelona memetik kekalahan kedua pada La Liga. Kali ini, mereka dikandaskan Sevilla dengan skor 1-2.

Barcelona yang bermain di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sabtu (3/10/2015) malam WIB, dipaksa tunduk dari tuan rumah. Mereka sudah kebobolan dua gol lebih dulu lewat gol-gol dari Michael Krohn-Dehli dan Vicente Iborra.

Tuan rumah langsung menggebrak sejak menit pertama. Satu peluang awal didapatkan oleh Sevilla pada menit kedua saat gelandang Iborra mendapatkan umpan dari Kevin Gameiro. Tetapi tembakan Iborra dari sisi kanan melebar dari gawang.

Dua menit kemudian gantian Barcelona yang mendapatkan peluang. Sergi Roberto yang memperoleh umpan dari Suarez gagal mengonversi menjadi gol karena tendangannya masih bisa dihadang kiper Sevilla, Sergio Rico.

Peluang emas didapatkan Barcelona pada menit kesembilan. Dimana Munir El Haddadi menerima umpan dari Sergio Busquets. Tetapi tembakannya melambung melewati gawang.

Empat menit berselang, giliran Sevilla yang mendapatkan peluang, Tetapi, lagi-lagi tak terjadi gol. Tembakan Michael Krohn Dehli dari sisi kanan pertahanan Barca disambut tandukan Marco Andreolli, tetapi bola melebar ke sisi kiri gawang.

Memasuki menit ke-23, Sevilla kembali mengancam. Kali ini lewat Gameiro. Menerima umpan Krohn-Dehli, Gameiro berhasil mengecoh Claudio Bravo. Tapi tendangan masih melebar dari gawang.

Hanya berselang semenit, Luiz Suarez berhasil membuat gol. Tapi ternyata, Suarez dinilai melakukan pelanggaran sebelum menyambut umpan dari tendangan bebas Neymar. Gol dianulir.

Suarez kembali mendapatkan peluang bagus di menit ke-37. Tapi, tendangannya membentur mistar gawang Sevilla. Kedudukan tidak berubah sampai turun minum. Kedudukan skor menjadi 0-0

Memasuki babak kedua, duet anyar antara Neymar dengan Luiz Suarez sempat membahayakan gawang lawan. Tapi, tendangan kaki kiri Neymar mampu dihalau oleh Sergio Rico.

Gawang Barcelona malah kebobolan pada menit ke-52. Krohn-Delhi menyambar bola dari Gameiro yang sejatinya mengarahkan tembakan ke Iborra. Tapi kaki Iborra gagal mendapatkannya. Krohn-Delhi yang muncul dari sisi kiri segera menembakkan ke gawang dan tak bisa diantisipasi oleh Kiper Barcelona, Bravo.

Hanya berselang enam menit, Barcelona kembali kebobolan. Gol ini tercipta mendapatkan umpan silang dari Krohn-Delhi, Iborra menyambar dengan kepala dan mengarahkan bola ke arah kiri gawang.

Kedudukan berubah menjadi 0-2 untuk Sevilla. Melihat kerttinggalan, Luis Enrique segera mengganti strategi baru dengan memasukkan pemain baru, seperti, Jeremy Mathieu ditarik keluar dan digantikan Dani Alves. Munir juga ditarik keluar dan digantikan oleh Sandro Ramirez.

Peluang penting baru bisa dibuat oleh Barcelona pada menit ke-63. Neymar mencoba memecah kebuntuan saat mendapatkan umpan dari Ivan Rakitic. Tapi, tendangan kaki kanannya masih bisa dihalau Sergio Rico.

Keuntungan didapatkan Barca pada menit ke-73. Benoit Tremoulinas mendapatkan kartu kuning karena handball. Penalti untuk Barcelona. Sergio Rico sejatinya menebak dengan benar arah bola Neymar. Tapi, tangan dia tak sampai untuk menggapainya. Akhirnya Neymar menyamakan kedudukan

Barcelona memperpendek ketinggalan 1-2. Hingga wasit meniup peluit panjang tak ada perubahan skor.

Dengan hasil tersebut, Barcelona menempati urutan ketiga di papan klasemen sementara La Liga. The Catalans mengantongi nilai 15 dari lima kali menang dan sudah dua kali kalah.

Sementara itu, Sevilla masih berada di peringkat kesepuluh dengan nilai delapan dari dua kemenangan dan dua hasil seri.

Susunan pemain:

Sevilla:
Sergio Rico, Benoit Tremoulinas, Thimotee Kolodzieczak, Marco Andreolli, Coke; Grzegorz Krychowiak; Michael Krohn-Dehli, Vicente Iborra (Jose Antonio Reyes 70′), Steven N’Zonzi, Vitolo; Kevin Gameiro (Fernando Llorente 72′)

Barcelona:
Claudio Bravo, Pique, Jordi Alba, Sergi Roberto, Jeremy Mathieu (Dani Alves 60′); Rakitic, Busquets, Mascherano; Suarez, Neymar, Munir El Haddadi (Sandro Ramirez, 60′)

James Rodriguez akan menebar teror saat Derby Madrid

Jelang Pertandingan panas antara Real Madrid melawan Atletico Madrid digelar di Stadion Vincente Calderon pada Minggu (4/10). Pelatih Real Madrid Rafael Benitez mendapatkan amunisi baru yaitu James Rodriguez yang sembuh lebih cepat dari perkiraan.

Sebelumnya, gelandang tim nasional Kolombia tersebut menderita cedera paha ketika ia sedang membela negaranya saat menghadapi Peru pada tanggal 8 September yang lalu.

James Rodriguez mengalami musim yang baik di bawah kepelatihaan Rafael Benitez. Ketika memasuki ke lapangan sebagai pemain pengganti melawan Sporting Gijon, ia mampu meningkatkan kualitas serangan Real Madrid. James Rodriguez juga yang mencetak dua gol Real Madrid ketika menang 5-0 melawan Real Betis.

Namun ketika sedang menampilkan performa baik itu lah James Rodriguez mengalami cedera. Kembalinya Rodriguez setidaknya akan meringankan tugas Benitez yang juga kehilangan salah satu penyerang andalannya, Gareth Bale. Musim ini Bale dan Rodriguez menempati posisi yang sama yaitu sebagai pengatur serangan di area serangan lawan.

Meski demikian James Rodriguez telah kembali, RealMadrid sendiri masih menghadapi badai cedera jelang derby karena Sergio Ramos, Danilo, dan Pepe yang masih terkena cedera. Justru Team Tuna Rumah Atletico Madrid, pelatih Atletico Diego Simeone bisa menurunkan nyaris seluruh pemain terbaiknya. Saat ini hanya Koke yang masih diragukan kebugarannya untuk bermain melawan Real Madrid

Selain menghadapi Team asuhan Diego Simeone, RafaelBenitez juga akan ditantang rekor bagus Atletico di kandang. Saat ini Fernando Torres dan kawan-kawan tak terkalahkan pada 35 laga dari 38 pertandingan terakhir.

Berdasarkan informasi dari Media Spanyol, Marca memberitakan bahwa pemain internasional Kolombia itu telah kembali berlatih. Ia kembali lebih cepat dari yang diperkirakan setelah mengalami cedera paha dan bisa dimainkan oleh Rafael Benitez pada laga akhir pekan ini.

Dengan adanya James Rodriguez di Gelandang serang, membuat serangan Lini Tengah Real Madrid menjadi kreatif. Mudah-mudahan dengan adanya Rodriguez, Real Madrid bisa memenagkan pertandingan Deby pekan ini antara Atletico Madrid melawan Real Madrid.

Tetapi Madrid mempunyai kiper yang tangguh berada di mistar gawang

Kedatangan Benitez membuat pertahanan Madrid semakin Solid

Pelatih Real Madrid, Rafael Benitez datang ke Real Madrid bukan hanya untuk membuat tim itu lebih eksplosif di muka gawang lawan. Ia juga membuat Raksasa Spanyol, Real Madrid itu memiliki semangat benteng yang tangguh dan kuat.

Kedatangan Rafael Benitez untuk menggantikan Carlo Ancelotti yang dipecat dari Real Madrid pada musim panas ini memang sempat menuai perdebatan di kalangan pendukung klub raksasa Spanyol tersebut.

Namun, setelah delapan pertandingan resmi Madrid di berbagai ajang bersama Rafael Benitez, pelatih berusia 55 tahun itu membungkam segala kritikan berkat solidnya lini pertahanan Los Blancos. Pasalnya, untuk kali pertama dalam sejarah Madrid, tim itu mencatatkan tujuh cleansheet dari delapan pertandingan resmi.

Berdasarkan informasi dari MisterChip, Keylor Navas mencatatkan dirinya sebagai penjaga gawang ketiga sepanjang sejarah Liga Champions, yang mampu melakoni empat laga Liga Champions pertamanya tanpa kebobolan.

Dua penjaga gawang lain yang mampu melakukan hal itu adalah Petr Cech (saat masih membela Sparta Praha) dan Miguel Angel Moya (Atletico Madrid).

Catatan bagus lini pertahanan Madrid itu juga membuat posisi Keylor Navas di bawah mistar gawang Los Blancos semakin aman. Padahal Navas sempat hampir dilego ke Manchester United sebagai paket dari kesepakatan untuk mendapatkan David De Gea pada akhir bursa transfer musim panas ini.

Untung transfer itu batal karena melewati batas tenggat waktu. Jika tidak, mungkin publik Santiago Bernabeu hanya mampu melihat ketangguhan Navas di Old Trafford.

Dan, gara-gara De Gea pula, Navas bisa mengisi pos utama di mistar gawang karena Iker Casillas telah memilih hijrah ke FC Porto.

Di satu sisi, solidnya pertahanan Madrid itu semakin menguatkan status Rafael Benitez sebagai pelatih yang mampu membangun pertahanan kokoh.

Sepanjang kariernya, Benitez memang sukses membangun pertahanan solid di tiap tim yang ia latih. Mantan pelatih Valencia, Liverpool, Napoli dan Internazionale Milan itu dikenal mampu menjaga timnya dengan rataan kebobolan dibawah satu gol di tiap pertandingannya.

Selain itu dari 920 pertandingan resmi di berbagai ajang yang telah dilakoni Benitez sebagai pelatih, pelatih asal Spanyol itu rata-rata kebobolan 0,89 gol di tiap pertandingan.

Akankah Hazard dan Coutinho ke Real Madrid pada musim mendatang ?

Berdasarkan informasi dari Jurnalis The Times, Duncan Castle mengatakan bahwa setelah gagal mendapatkan kiper Manchester United David De Gea, Real Madrid kini mengalihkan perhatian mereka kepada dua gelandang serang yang bermain di Liga Inggris, yaitu Eden Hazard dari Chelsea dan Philippe Coutinho dari Liverpool.

Berdasarkan informasi yang beredar, presiden Real Madrid Florentino Perez mengataakan bahwa saya berniat untuk menciptakan Los Galacticos era kedua dan melihat Hazard sebagai pemain yang tepat.

Gelandang Belgia berusia 24 tahun itu mendapatkan penghargaan sebagai Pemain Muda Terbaik dan Pemain Terbaik dalam dua musim berturut-turut sejak Jose Mourinho kembali ke Stamford Bridge.

Jika Florentino Perez ingin mewujudkan niatnya tersebut, maka ia memiliki pilihan untuk menjual Cristiano Ronaldo dengan nilai £110 juta, atau melego Gareth Bale ke Manchester United dengan harga serupa. Selain itu, Florentino Perez juga harus meyakinkan Eden Hazard bahwa Real Madrid akan menjadi tempat dengan masa depan yang lebih baik ketimbang di London.

Pada Bulan Februari lalu, Eden Hazard telah melakukan perpanjangan kontrak hingga 2020 dan menjadi pemain dengan gaji tertinggi di antara penggawa The Blues lainnya.

Sementara itu, Coutinho telah menjadi salah satu pemain kreatif dan paling penting dalam skuat Liverpool. Gelandang asal Brasil itu juga menjadi satu-satunya perwakilan Liverpool dalam susunan Tim Terbaik Musim 2014/2015 versi PFA (Asosiasi Pemain Profesional).

Sebagaimana Hazard, Coutinho juga telah menandatangani perpanjangan kontrak sampai 2020 dan juga sentral dalam permainan manajer Brendan Rodgers. Akan tetapi Liverpool yang hanya mampu masuk ke Liga Champions satu kali dalam enam musim terakhir dinilai The Times tidak memiliki daya tarik yang lebih kuat ketimbang Real Madrid.

Untuk itulah bersiap-siap di musim mendatang, Chelsea maupun Liverpool akan kehilangan salah satu pemain penting. Tetapi jika Hazard datang dan Ronaldo pergi. Itu keputusan yang sangat bodoh. Christiano Ronaldo adalah mesin gol Real Madrid. Jika Christiano Ronaldo lepas dari Real Madrid, Madrid akan rugi iklan dan rugi akan kemampuannya.

Apaakah rencana Florenntino Perez bisa membangun Los Galastico II ? Kita tunggu kabarnya.

Benitez mengatakan Real Madrid tidak bermain tenang saat melawan Malaga

Real Madrid menciptakan banyak peluang, diantara menghasilkan 31 tembakan saat melawan Malaga. Tetapi satu sekalipun berbuah gol. Pelaatih Real Madrid, Rafa Benitez menilai bahwa Reeal Madrid harus belajar lebih tenang dalam sebuah permainan.

Dari pola permainan, Real Madrid bermain sangat baik di pertandingan ini dengan mendominasi penuh jalannya pertandingan. ‘Los Blancos’ Real Madrid sudah mendapat peluang sejak awal pertandingan dan terus berlanjut hingga akhir pertandingan.

Namun peluang demi peluang yang didapat oleh Real Madrid tak satupun yang berujung pada gol. Kegagalan mencetak gol pada peluang sebelumnya justru membuat pemain-pemain Real Madrid semakin tergesa-gesa pada setiap kesempatan berikutnya.

Inilah sepakbola. Kami bisa mengontrol penuh pertandingan, menciptakan banyak peluang namun gagal menghasilkan gol dan harus puas dengan hasil 0-0.

Berdasarkan informasi dari L’Equipe, Rafa Benitez mengatakan bahwa Malaga bermain dengan pola bertahan namun kami sukses meraih banyak kesempatan yang sejatinya cukup untuk memenangkan pertandingan. Kegagalan mencetak gol inilah yang menurut Benitez harus bisa dijadikan pelajaran oleh Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.

Rafa Benitez menambahkan bahwa Kami harus bisa lebih tenang. Kami juga harus mampu mengatasi tekanan yang ada pada kami sepanjang pertandingan berlangsung. Hal itulah yang mesti kami tingkatkan saat ini

Rafa Benitez sendiri menolak mengomentari insiden Isco pada menit ke-76. Saat itu tendangan Isco terlepas dari tangkapan Carlos Kameni dan bola bergulir ke gawang.

Namun saat bola akan melewati garis, Weligton langsung menyapu bola tersebut keluar. Insiden ini jadi perdebatan karena beberapa pemain Madrid sempat yakin bahwa bola sudah lebih dulu melewati garis.

Rafa Benitez menambahkan bahwa Saya belum melihat gambar yang jelas dan karena itulah saya tak memiliki pendapat tentang insiden tersebut.

Kegagalan menang atas Malaga membuat Madrid kini sementara waktu kembali tergusur dari puncak klasemen. Saat ini Real Madrid mengoleksi 14 angka, hasil dari empat kemenangan dan dua hasil seri.

Rafa Benitez mengatakan bahwa di pertandingan berikutnya. Kami akan bermain lebih tenang dan lebih rapi dalam proses serangan.

Barcelona ingin mendaftarkan Arda Turan ke FIFA

Team Catalunya, Barcelona telah meminta Asosiasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk mendaftarkan gelandang asal Turki, Arda Turan ke FIFA sebagai pengganti Rafinha yang harus absen hingga akhir musim. Arda Turan yang dibeli dari Atletico Madrid dengan harga 34 juta euro, sampai kini belum bisa dimainkan Barcelona. Klub asal Katalonia, Barcelona itu masih menjalani sanksi dari FIFA menyusul pelanggaran merekrut pemain di bawah umur.

Barcelona baru bisa mendaftarkan Turan dan pemain baru lainnya pada Januari 2016. Namun, dengan cedera yang dialami Rafinha, juara bertahan La Liga dan Liga Champions itu sedang berusaha mendaftarkan Turan.

Berdasarkan informasi dari Radio Catalunya, Barcelona telah meminta RFEF untuk mendaftarkan Arda Turan ke FIFA. Tim asuhan Luis Enrique itu beranggapan bahwa FIFA memberikan hukuman larangan beraktivitas di dua bursa jendela transfer, yakni musim dingin 2014/2015 dan musim panas 2015/2016.

Dengan demikian hukuman FIFA untuk Barcelona berakhir pada 31 Agustus 2015 lalu, ketika bursa transfer musim panas 2015/2016 ditutup. Pihak Azulgrana juga mengklaim seharusnya mereka bisa mendaftarkan pemain baru sebagai pengganti pemain lainnya yang cedera.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari AS memberitakan bahwa sebuah klub bisa mendaftarkan pemain baru dalam situasi mendesak di luar waktu bursa transfer, salah satunya sebagai pengganti pemain yang cedera. Pendaftaran itu bisa dilakukan jika sebuah klub mendapatkan izin dari Liga Profesional Spanyol (LFP) dan RFEF.

Rafinha dipastikan absen sampai akhir musim setelah harus menjalani operasi anterior cruciate ligament (ACL) di lutut kanan. Cedera itu didapat Rafinha setelah ditekel pemain AS Roma, Radja Nainggolan, pada pertandingan Liga Champions di Stadion Olimpico, Rabu (17/9).

Cedera yang dialami Rafinha dipastikan membuat Luis Enrique pusing. Pasalnya, Barcelona saat ini tinggal memiliki tiga gelandang tengah (Ivan Rakitic, Andres Iniesta, Sergi Roberto) dan dua gelandang bertahan (Sergio Busquets dan Javier Mascherano), untuk menutup tiga posisi hingga Januari 2016.

Semustinya kami bisa mendaftarkan karena hukuman sudah bebas. Kami ingin mengganti pemain cedera kami dengan pemain yang baru. Conttoh Rafinha mau kami ganti dengan Arda Turan.

Luis Enrique tetap memuji Messi biarpun dia gagal pada penalty keduanya

Tidak ada hal lain yang dapat dilakukan pelatih Barcelona, Luis Enrique, kepada Lionel Messi selain memujinya setelah Sang Mega Bintang Barcelona berhasil membawa timnya meraih kemenangan atas Levante, Senin (21/9) dinihari WIB.

Meski gagal mengeksekusi penalti keduanya dalam pertandingan yang dihadiri lebih dari 76 ribu orang tersebut, Lionell Messi memiliki pengaruh yang sangat luar biasa. Lihat saja assist-nya untuk gol Marc Bartra pada menit ke-28. Lionell Messi juga merobek gawang Levante melalui penalti pertamanya pada menit ke-61, dan golnya pada menit ke-90.

Berdasarkan informasi dari Four-four Two, Luis Enrique mengatakan bahwa Kenyataan Messi gagal mengeksekusi penalti keduanya tak mengubah pandangan saya bahwa dia tetap luar biasa, Messi masih mencetak dua gol dan memberi satu assist. Bagi saya, dia bukan manusia biasa.

Levante sempat membalas menjebol gawang Ter Stegen. Reaksi penjaga gawang Barcelona itu pun mendapat apresiasi dari Enrique. Pelatih asal Barcelona, Luis Enrique mengatakan bahwa Penjaga gawang lain mungkin akan sudah kehilangan kepercayaan diri, tetapi tidak untuknya. Kepercayaan diri melekat di dirinya selamanya.

Kiper ini begitu kuat mental. Dia tetap sigap menjaga gawang Barcelona dengan baik.

Untuk menghadapi Levante, Enrique memutuskan untuk mengistirahatkan Luis Suarez dan Andres Iniesta. Sebagai gantinya, Luis Enrique menurunkan pemain muda, Munir El Haddadi dan Sandro.

Kesempatan tersebut pun dimanfaatkan oleh para pemain pengganti sebagai ajang unjuk kebolehan. Enrique pun mengaku puas dengan performa yang ditampilkan keduanya. Luis Enrique mengatakan bahwa Mereka akan menjadi pemain penting di masa mendatang. Mereka masih muda dan akan mendapatkan peluang main lebih banyak. Kami membutuhkan mereka, dan mereka juga kelak akan sangat berguna bagi tim. Mereka adalah masa depan kami. Kami akan terus mengasah

Barcelona kembali mengamankan puncak klasemen sementara La Liga Spanyol dengan catatan 12 poin setelah menekuk Levante 4-1 di Stadion Camp Nou, Senin (21/9) dinihari WIB. Seperti biasa, Barcelona mampu mendominasi jalannya pertandingan kali ini. Tak hanya dominasi penguasaan bola, namun juga serangan-serangan berbahaya.

Barcelona membantai Levante dengan Skor 4-1

Barcelona memetik kemenangan meyakinkan dengan skor 4-1 saat melawan Levante. Lionel Messi mencetak dua gol di pertandingan ini, sementara dua lainnya dipersembahkan oleh Marc Bartra dan Neymar.

Melawan Levante di Camp Nou, Senin (21/9/2015) dinihari WIB, berdasarkan informasi dari ESPN. Barcelona mencatatkan bahwa penguasaan bola sampai 70%. Mereka melepaskan 21 tembakan dengan delapan tepat sasaran, sedangkan tamunya punya 11 upaya di mana empat mengarah ke gawang.

Barcelona memberikan ancaman serius pada menit ke-6. Peluang itu didapat ketika Lionel Messi bertukar umpan dengan Neymar, lalu dilanjutkan dengan umpan terarah ke Munir El Haddadi. Peluang tak berakhir manis untuk Barcelona karena tendangan Munir cuma mengarah ke samping gawang.

Pada menit ke-15, Lionell Messi melepaskan tendangan dari tengah kotak penalti menyambut umpan Sandro Ramirez. Bola masih bisa diamankan oleh Ruben Iván Martínez, kiper Levante. Peluang lain didapatkan Barcelona tiga menit berselang melalui bola mati. Lionell Messi mengeksekusi tendangan bebas, tetapi bola masih melambung di atas gawang Levante.

Giliran Neymar mendapatkan peluang pada menit ke-22. Lionell Messi menusuk di tengah, lalu mengoper ke Neymar di kiri. Penyerang asal Brasil itu melepas tendangan tetapi masih melebar.

Levante mencoba untuk memberikan tekanan pada menit ke-28 melalui Nabil Ghilas, peluang ini hanya saja masih melebar tipis ke kiri. Barcelona merespons melalui Munir. Tusukannya diakhiri dengan tendangan tetapi bola itu masih diblok oleh Ruben.

Barcelona mempunyai peluang yang bagus untuk unggul pada menit ke-37. Tendangan Lioneel Messi menyambut umpan Sandro yang ditepis oleh Ruben. Bola pantulan kemudian coba disambar oleh Sandro, tetapi malah melebar. Menjelang babak pertama berakhir, Messi menebar ancaman melalui lewat tendangan bebas. Kali ini percobaannya melebar. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Lima menit babak kedua berjalan, Barcelona memimpin. Umpan lambung Messi dari kanan disontek Marc Bartra dari jarak dekat. Dua menit berselang, Neymar nyaris menggandakan keunggulan Barca. Sepakannya meneruskan umpan Messi cuma tipis di sisi kiri gawang.

Namun gol kedua pada akhirnya tercipta tak lama kemudian, tepatnya di menit ke-56. Umpan lambung Alves dari sisi kanan sempat disepak Neymar, namun terhalang kerumunan bek. Tapi bola pantulan kembali mengarah ke Neymar dan menyepaknya masuk ke dalam gawang.

Cuma berjarak lima menit, Barcelona menjauh. Akselerasi Neymar di dalam kotak penalti memaksa Angel Trujillo menjatuhkannya. Wasit pun menghadiahi tendangan penalti. LionellMessi maju sebagai eksekutor dan sukses menunaikan tugasnya dengan tendangan ke pojok kanan atas.

Gol kembali tercipta pada menit ke-66, kali ini giliran Levante. Berawal dari sepak pojok, bola lambung mencoba untuk dijangkau oleh Marc-Andre ter Stegen tetapi luput. Bola jatuh di kaki Víctor Casadesus dan menceploskannya ke dalam gawang.

Usai kebobolan, Barcelona mempunyai kesempatan untuk kembali menjauh di menit ke-75 setelah wasit menghadiahkan penalti kedua usai Messi dijatuhkan Zouhair Feddal. Tetapi eksekusi Messi kali ini tak berbuah gol setelah melambung.

Namun demikian, gol keempat pada akhirnya benar-benar tercipta untuk Barcelona di menit-menit akhir. Messi menusuk di sisi kanan dan bergerak memotong ke tengah. Dia lantas mengarahkan bola mendatar ke pojok kiri bawah yang tak mampu dijangkau Ruben. Pertandingan ini berakhir tanpa gol tambahan.

Kemenangan ini mengantarkan Barceloma kembali ke puncak klasemen dengan nilai 12 dari empat pekan alias masih sempurna. Mereka unggul dua poin dari Real Madrid, Villarreal, dan Celta Vigo yang sama-sama mengoleksi 10 poin di posisi dua-empat.

Susunan pemain:

Barcelona:
Ter Stegen; Alves, Bartra, Mascherano, Adriano; Busquets (Gumbau 82), Rakitic, Munir; Messi, Sandro, Neymar

Levante:
Ruben; Ivan, Trujillo, Feddal, Juanfran, Tono; Camarasa (Garcia 80), Lerma, Verza; Ghilas (Victor 63), Roger (Deyverson 68)