Cesc Fabregas Pecahkan Rekor Dunia, 100 Assist Tercepat di Liga Inggris

Gelandang Chelsea Cesc Fabregas tercatat di Guinness World Record sebagai pemain tercepat yang mencapai rekor 100 assist di ajang Liga Inggris.

Setelah didatangkan ke Arsenal dari Barcelona, ​​Cesc Fabregas terus-menerus memberi umpan-umpan yang akurat kepada reka-rekannya para striker kelas dunia seperti Thierry Henry dan Robin van Persie, sehingga memantapkan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sepakbola modern.

Dia melanjutkan performa bagusnya bersama Chelsea selama beberapa musim tetapi sayangnya ia tidak mendapat dukungan di bawah manajer baru Maurizio Sarri.

Cesc Fabregas harus menunggu untuk mendapatkan pengakuan atas prestasi assist ke-100-nya yang sebenarnya sudah tercatat pada saat pertandingan 31 Desember 2016, ketika pemain asal Spanyol ini menjadi arsitek untuk gol brilian rekan setimnya di Chelsea, Willian. Dalam laga itu Stoke City menyerah 4-2 dari klub London Barat tersebut.

Fabregas mencapai rekor 100 assist tersebut hanya dalam 293 pertandingan, 74 pertandingan lebih sedikit dari legenda Manchester United Ryan Giggs yang meraih assist ke-100 pada pertandingan ke 367.

Berbicara tentang pencapaian, Fabregas berkata, “Saya bukan yang tercepat, saya bukan yang terkuat, saya bukan yang paling fleksibel, saya tidak bisa melompat tinggi.”

“Tetapi untuk mencapai rekor ini dalam karir saya adalah salah satu hal paling membanggakan dalam pekerjaan saya, karena ini adalah pekerjaan saya dan saya melakukannya dengan baik,” tambahnya.

Rekor dunia pertama Cesc Fabregas didapatkannya ketika ia tampil bersama mantan pemain tengah Timnas Inggris dan Liverpool Jamie Redknapp di laga ‘A League of Their Own’ pada bulan Juli 2017. Fabregas dan Redknapp menjadi pemegang rekor bersama untuk passing voli terbanyak dalam 30 detik yang dilakukan oleh dua orang, dengan total 15 passing.

Fabregas kini melanjutkan karirnya di klub Inggris Chelsea, dan telah memulai awal yang sensasional di bawah bos baru Maurizio Sarri.

Klub London tersebut saat ini berada di posisi kedua klasemen Liga Inggris dengan torehan 20 poin, sejajar dengan juara musim lalu Manchester City, dan Liverpool.

Maurizio Sarri Pertahankan Eden Hazard di Chelsea dengan Cara Ini

Eden Hazard ungkapkan upaya manajer baru Chelsea, Maurizio Sarri, untuk meyakinkan dirinya agar tetap bertahan di Stamford Bridge.

Setelah Piala Dunia Rusia, pemain Timnas Belgia Eden Hazard mengaku akan pertimbangkan karirnya di Chelsea di tengah-tengah ketertarikan Real Madrid padanya. Tapi, akhirnya Hazard tetap di klub London barat itu, dan sekarang menikmati musimnya yang menakjubkan.

Hazard berhasil daftar pencetak gol Liga Premier musim ini dengan tujuh gol, dan tunjukkan permainan klinis yang baru ditemukannya bersama Maurizio Sarri.

Eden Hazard pun ungkapkan apa yang telah dilakukan Maurizio Sarri untuk meyakinkan dirinya agar tetap tinggal di Chelsea. “Dia hanya mengatakan kepada saya, dia ingin saya menjadi salah satu pemain terbaik di dunia. Itu saja. Dan dia mencoba memberi saya kepercayaan diri, dia meminta saya untuk terus mencetak gol,” ujar Hazard dalam Premier League Show.

“Ketika saya bicara dengannya, dia selalu bilang, ‘Anda bisa mencetak tiga gol di setiap pertandingan’. Tapi anda tahu, kadang dia sulit, tapi saya berusaha untuk lakukan yang terbaik,” tambah Hazard, Sarri tiba di Chelsea dari Napoli pada musim panas tahun ini, gantikan sesama pelatih asal Italia, Antonio Conte. Hazard pun mengatakan, ruang ganti the Blues bisa dengan cepat menerimanya, begitu juga dengan prinsip menyerang yang diterapkannya.

“Kami tahu, Sarri manajer yang luar biasa. Dia tunjukkan kepada sepakbola Inggris sekarang bahwa dia mungkin salah satu pelatih terbaik di dunia. Jadi, pada saat seperti ini, saya katakan kami bisa bermain bagus, mencetak gol dan ciptakan peluang. Jadi, saya senang berada di sini,” tandas Hazard.

Real Madrid Ledek Rencana Laga Barcelona di Amerika Serikat

Real Madrid melancarkan serangan terhadap rivalnya, Barcelona, yang akan bertanding di laga La Liga di Amerika Serikat.

Sang juara 13 kali Liga Champions ini menyampaikan pernyataan bahwa mereka menyebut pertandingan Liga Spanyol di Amerika Serikat akan mempengaruhi ‘integritas dan kesetaraaan’ dari pertandingan Liga Spanyol itu sendiri.

Bos La Liga Javier Tebas tetap bersikukuh untuk menjalankan rencana kontroversial menggelar pertandingan La Liga pekan ke-26 dengan menggelar laga Girona kontra Barcelona di Amerika Serikat pada Januari 2019.

Pihak Barcelona sendiri enggan berkomentar terkait rencana ‘promosi’ La Liga tersebut.

Real Madrid secara resmi menyatakan bahwa mereka tidak dapat menyetujui salah satu pertandingan La Liga, yang mereka ikut berpartisipasi di dalamnya, digelar di wilayah netral.

Bagi mereka, sungguh sangat mengejutkan bahwa rencana semacam itu datang dari orang yang seharusnya menjaga semuanya secara netral.

Dan sangat aneh bahwa tindakan tersebut tanpa memperhatikan fans dari kedua kubu yang tidak dilibatkan dalam komersialisasi hak tayang dari klub yang mereka dukung.

Untuk anda ketahui, hak tayang pertandingan tersebut telah dijual kepana beIN Amerika Serikat.

Tebas sebelumnya mengatakan di awal bulan ini bahwa pertandingan di luar negeri akan membuka celah pemirsa ‘baru’ dari La Liga.

Javier Tebas mengatakan, “Saya berharap pada 27 Januari di Hard Rock Stadium, Barcelona dan Girona akan bertanding.”

“Ini adalah stretegi yang penting untuk memperlebar mereka kita di Amerika Serikat. Untuk penggemar di Amerika, jika mereka melihat di T, maka akan berbeda jika menontonnya secara langsung. Ini akan menciptakan minat dan mendorong merek kita di Amerika.” “Saya rasa Barcelona dan Girona akan senang bertanding di Miami. Kita akan berembuk dan mencari solusi untuk ini.”

Diego Costa Tuntut Atletico Madrid Beri Kenaikan Gaji

Diego Costa dikabarkan ‘cemburu’ terhadap besaran gaji rekan satu timnya di Atletico Madrid, Antoine Griezmann. Pemain kelahiran Brasil itupun menuntut kesepakatan baru dalam perpanjangan kontraknya.

Pemain internasional Spanyol itu bergabung kembali dengan Los Rojiblancos musim lalu, dan ia dikabarkan mendapat besaran gaji delapan juta euro per tahun atau sekitar Rp141 miliar – salah satu paket gaji tertinggi di Atletico Madrid.

Namun, Antoine Griezmann catatkan kesepakatan jangka panjang baru di Wanda Metropolitano pada musim panas lalu dengan paket gaji baru yang kabarnya mencapai 20 juta euro per tahun, atau sekitar Rp352 miliar. Wow! Inilah yang bikin Diego Costa cemburu berat pada rekannya sesama penyerang tersebut!

Mantan striker Chelsea, Diego Costa, belum mencetak gol di La Liga sejak Februari lalu. Sementara hubungannya dengan Antoine Griezmann dikatakan sangat dekat, meski belakangan dia kecewa dengan situasi ini.

Sejumlah media Spanyol lalu mengangkat masalah ini ke permukaan. El Mundo kembali mengabarkan – sebelumnya mereka beritakan di awal bulan ini – jika tidak mendapat kenaikan gaji dari Atletico Madrid maka Costa akan mempertimbangkan hengkang ke China.

Jose Mourinho Bisa Lolos Hukuman FA Saat Laga Chelsea vs Manchester United

Begini cara Jose Mourinho bisa lolos dari hukuman pihak FA saat laga Manchester United di kandang Chelsea akhir pekan ini, simak terus …

Jose Mourinho tampaknya masih akan dapat menemani anak buahnya dalam laga antara Chelsea vs Manchester United akhir pekan ini di Stamford Bridge meski dirinya terancam hukuman dari pihak FA.

Mourinho terancam hukuman dari FA usai komentarnya usai pertandingan Manchester United melawan Newcastle United beberapa pekan lalu sebelum jeda internasional.

Saat itu Jose Mourinho melihat ke arah kamera TV yang mengikutinya usai peluit berakhirnya pertandingan, dan diduga gerak bibirnya menyebut kata-kata yang tak seharusnya diucapkan alias mengumpat.

Diyakini bahwa Mourinho mengatakan “fodas filhos de puta” di depan kamera TV yang jika diterjemahkan dalam bahasa Inggris berarti “f*** off sons of b*****s” yang kalau di Indonesia-kan artinya … ‘Minggir dasar anak j***ng’ … pokoknya kasar deh hehehe.

Dia diberikan waktu hingga hari Jumat 19 Oktober 2018 pukul 6 sore untuk merespon tuntutan tersebut dan dikabarkan ia akan mendapatkan hukuman berada di lapangan akibat kata-katanya tersebut.

Sebuah komisi independen yang akan menentukan nasib Mourinho terkait apakah tindakannya tersebut layak untuk diberi hukuman.

Dan ini berarti jika ia merespon sebelum hari Jumat, maka dipastikan ia akan menerima hukuman dan tak dapat menemani anak buahnya ke Stamford Bridge melawan Chelsea.

Namun jika ia menjawab tuntutan FA sangat dekat dengan tenggat waktu, Mourinho bisa lolos dari hukuman karena prosedur komisi independen pasti akan dilakukan pada hari kerja berikutnya yaitu Senin pekan berikutnya.

Dan jikapun akhirnya ia dihukum setidaknya Mourinho akan absen saat laga Manchester United melawan Everton di Old Trafford. Lebih baik bukan 🙂

Cedera Hamstring, Benzema Diragukan Tampil di El Clasico

Kabar kurang sedap didapat Real Madrid usai kekalahan dari Alaves lalu. Karim Benzema cedera dan diragukan tampil di El Clasico.

Benzema cuma main 45 menit saat Madrid bertandang ke markas Alaves akhir pekan kemarin. Benzema mengalami masalah pada paha kanannya dan dia harus ditarik keluar.

Setelah laga itu, Benzema menjalani pemeriksaan sehari setelahnya. Dari hasil tes medis, hamstring Benzema mengalami cedera dan belum diketahui berapa lama akan pulih.

Biasanya cedera seperti ini minimal memakan waktu dua pekan yang mana tentunya bikin kepala pelatih Julen Lopetegui makin pusing. Sebab, saat ini dirinya tengah disorot usai serangkaian hasil buruk belakangan ini.

Madrid tak pernah menang di empat laga terakhirnya dan tidak bisa mencetak gol sama sekali! Benzema yang diandalkan di lini depan pun baru bikin empat gol sejauh ini.

Jika cederanya tidak pulih tepat waktu, Benzema bisa saja absen saat Madrid menghadapi Barcelona di Camp Nou 28 Oktober mendatang.

Analisis Tunjukkan Potensi City Lampaui Catatan Musim 2017/2018

Manchester City menjuarai Premier League 2017/2018 lalu dengan catatan mengesankan dan penuh rekor. Musim ini, analisis menunjukkan City bisa melampaui itu.

City musim lalu juara Premier League dengan catatan 100 poin yang jadi rekor. The Citizens membukukan 32 kemenangan dalam 38 pekan dan hanya kalah dua kali.

Sergio Aguero dkk mencetak 106 gol dan cuma kebobolan 27 kali. Masing-masing adalah jumlah gol terbanyak dan jumlah kebobolan paling sedikit dalam semusim. Tapi yang menarik, musim ini ada potensi City melampaui itu, seperti dianalisis oleh ahli statistik Gracenote dan diungkapkan BBC.

City sudah tampil lebih baik dalam delapan laga pertama musim ini ketimbang di periode yang sama musim lalu. Sang juara bertahan kali ini punya satu poin lebih baik –20 berbanding 19– dan menciptakan 20 persen peluang lebih banyak.

Seperti dilansir BBC, City juga berhasil mencatatkan rata-rata 20 percobaan per laga musim ini, sementara musim lalu hanya 17 per laga. Padahal musim ini City sudah harus kehilangan Kevin de Bruyne, sang motor permainan, sejak pekan kedua karena cedera.

BBC melansir data bahwa City punya potensi menciptakan gol lebih besar di musim ini. Dalam delapan pekan pertama, total gol yang bisa diperkirakan dari City adalah 21,5, naik dari angka 17,5 pada periode yang sama musim lalu.

Di lini pertahanan, City musim ini memberikan peluang ke lawan sebesar 19% lebih banyak. Meski demikian kans untuk peluang-peluang itu jadi gol-gol menurun 32% dibandingkan musim kemarin.

City sejauh ini sudah bikin 21 gol, terbanyak di antara tim-tim lain. Mereka juga baru kemasukan tiga gol, yang mana bersama Liverpool jadi tim dengan pertahanan terbaik sementara ini. Akankah City bisa konsisten dan melampaui catatannya musim lalu?

Fabinho Mau Pelan-Pelan Saja

Fabinho mengaku sudah nyetel dengan gaya main sepakbola Inggris. Meski demikian, dia tak mau buru-buru menuntut jatah main di Liverpool.

Fabinho didatangkan Liverpool dari AS Monaco musim panas ini untuk menambal kepergian Emre Can di lini tengah. Tapi, dengan kemampuannya sebagai gelandang bertahan, Fabinho adalah jawaban untuk The Reds yang memang mencari pemain di posisi itu.

Tapi, ketika kompetisi sudah berjalan tiga bulan, Fabinho rupanya belum mendapat jam main yang cukup dari Liverpool. Dia lebih sering jadi cadangan dan bahkan sempat beberapa kali tidak masuk tim.

Fabinho baru sekali jadi starter saat menghadapi Chelsea di babak ketiga Piala Liga Inggris dan itu pun diganti di tiga menit terakhir pertandingan. Sementara di Premier League, Fabinho baru main 14 menit.

Wajar muncul pertanyaan apakah kedatangan Fabinho sebenarnya diinginkan oleh Juergen Klopp sebagai manajer. Padahal The Reds dianggap butuh sosok pemain seperti Fabinho untuk mengimbangi lini serang.

Terkait minimnya jam terbang di Liverpool saat ini, Fabinho tak begitu mempersoalkan karena dia masih beradaptasi dengan sepakbola Inggris. Perlahan namun pasti, pemain asal Brasil itu mengaku sudah nyetel dengan gaya main di sana.

“Proses adaptasi saya dengan sepakbola Inggris sangat baik. Sejak pramusim kemarin, saya yakin makin paham dengan cara main Juergen Klopp dan cara tim bermain,” ujar Fabinho kepada Sky Sports.

“Hubungan saya dengan rekan-rekan setim juga sangat bagus, khususnya dengan para pemain Brasil. Roberto Firmino membantu saya dan demikian juga Alisson,” sambungnya.

“Saya memang sudah bermain agak lebih lama dan itu penting, karena sangat penting untuk beradaptasi dengan turun di lapangan.”

“Ini pengalaman baru untuk saya, karena Klopp punya cara berbeda ketimbang yang biasa saya mainkan sebelumnya. Tapi saya ingin belajar ini.” “Saya sudah belajar beberapa hal darinya, tapi ini baru awal. Dia adalah pelatih yang menuntut banyak dari para pemainnya, tidak hanya di pertandingan, tapi juga latihan sehari-hari,” tutup Fabinho.

Empat Raksasa Eropa Kepayahan

Musim 2018/2019 sejauh ini tak berjalan baik untuk empat raksasa di Eropa. Barcelona, Real Madrid, Bayern Munich, dan Manchester United kepayahan.

Keempat tim tersebut sedang melewati periode buruk di liganya masing-masing. Barca, Madrid, dan Bayern bahkan tak menang dalam beberapa laga terakhir secara beruntun.

Meski tak sampai terperosok ke papan tengah klasemen, apa yang sedang dialami menghadirkan hawa negatif ke Barca, Madrid, Bayern, dan MU. Situasi itu mulai memunculkan spekulasi soal masa depan sang pelatih.

Akhir pekan kemarin, Barcelona hanya dapat hasil imbang 1-1 saat tandang ke markas Valencia. Itu berarti Barca sudah tidak menang dalam empat pertandingan terakhirnya di Liga Spanyol.

Barca kehilangan sembilan poin dari laju negatif tersebut. Hanya dapat tiga poin dari empat pertandingan, Barca pun harus kehilangan takhtanya. Dengan 15 poin, Barca tergusur oleh Sevilla yang unggul satu angka.

Lini belakang secara khusus mendapat sorotan. Barisan pertahanan Barca terlalu rapuh. Itu terlihat dari fakta bahwa mereka sudah kebobolan sembilan gol dalam delapan laga di Liga Spanyol.

Angka itu jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan musim lalu. Di Liga Spanyol 2017/2018, Barca cuma kebobolan tiga gol di delapan pertandingan pertamanya.

Kesulitan yang dialami Barca musim ini juga terlihat dari kerapnya mereka menghadapi situasi ‘harus membalikkan keadaan’. Dari total delapan laga di Liga Spanyol yang sudah dimainkan, ada empat pertandingan di mana Barca kebobolan lebih dulu.

Lini belakang jelas jadi PR yang harus segera dibereskan Ernesto Valverde jika ingin mengembalikan Barca ke treknya. Jika Barcelona tengah dalam periode buruk, Real Madrid biasanya sebaliknya. Namun musim ini, kedua tim sedang ‘kompak’.

Kekalahan di markas Deportivo Alaves akhir pekan lalu memperpanjang puasa kemenangan Madrid menjadi empat laga secara beruntun di semua kompetisi. Tim arahan Julen Lopetegui itu kalah tiga kali dan cuma imbang satu kali.

Laju buruk tersebut tak lepas dari terhentinya produksi gol Madrid. Dalam empat pertandingan itu, tak ada satu gol pun yang dihasilkan oleh para pemain Madrid. Jika ditotal, sudah hampir tujuh jam Madrid tak menghasilkan gol. Kepergian Cristiano Ronaldo berdampak besar terhadap ompongnya lini serang Madrid. Gareth Bale dan Karim Benzema yang diharapkan jadi andalan di lini depan tak juga unjuk gigi.

Di bawah Zinedine Zidane, dan dengan keberadaan Ronaldo, Madrid rata-rata melepaskan 7,5 tembakan per laga pada musim lalu. Musim ini, angka itu turun menjadi 5,6. Rataan gol Madrid juga turun dari 2,5 gol per pertandingan menjadi 1,5 gol per pertandingan.

Oktoberfest kali ini bisa jadi bukan Oktoberfest yang menyenangkan untuk Bayern Munich. Bagaimana tidak, mereka melorot sampai ke peringkat enam di klasemen Bundesliga.

Itu tak lepas dari hasil negatif yang didapat di tiga pertandingan terakhir. Die Roten diimbangi Augsburg dan berturut-turut dikalahkan Hertha Berlin dan Borussia Moenchengladbach. Mengumpulkan 13 poin dari tujuh laga, Bayern tertinggal empat angka dari Borussia Dortmund sang pemuncak klasemen.

Lini belakang jadi salah satu masalah Bayern. Mereka sudah kebobolan delapan gol dalam tujuh pertandingan yang telah dimainkan di Bundesliga.

Selain itu, Robert Lewandowski yang sempat ingin hengkang pada musim panas lalu juga tampil jauh dari kata memuaskan. Striker Polandia itu baru bikin tiga gol.

Masalah lainnya adalah tim yang semakin menua. Pemain seperti Arjen Robben dan Franck Ribery sudah berusia 34 dan 35 tahun.

Posisi Niko Kovac pun dikabarkan mulai terancam. Ia dinilai belum mendapatkan formula tim yang tepat dengan terlalu sering merotasi skuat.

Sejak awal 2018/2019, Manchester United sudah melewati start yang buruk. Dalam tiga laga pertama di Liga Inggris, mereka sudah kalah dua kali.

Laju MU memburuk jelang akhir September. Mereka melewati empat pertandingan secara beruntun di semua kompetisi tanpa kemenangan. Salah satunya adalah kekalahan dari Derby County di Piala Liga Inggris.

Laju negatif MU diperburuk kabar keretakan hubungan Jose Mourinho dan Paul Pogba. Masa depan keduanya di Old Trafford pun jadi tanda tanya.

Meski mampu bangkit dengan mengalahkan Newcastle United akhir pekan lalu, MU masih cukup jauh dari papan atas. Mereka tertahan di peringkat delapan dengan 13 poin, tertinggal tujuh angka dari Manchester City.

Pertahanan jadi masalah yang harus segera diselesaikan Mourinho. Sejauh ini, MU rata-rata kebobolan 1,8 gol per pertandingan dibandingkan 0,7 gol per laga pada musim lalu.

Dituntut Tuduhan Pemerkosaan, Ronaldo Disarankan Pulang Kampung

Cristiano Ronaldo tengah dililit kasus tuduhan pemerkosaan. Penyerang Juventus itu disarankan kembali ke Portugal agar bisa menghindari hukuman.

Kathryn Mayorga, seorang wanita asal Amerika Serikat, mengaku diperkosa Ronaldo pada 2009. Wanita berusia 34 tahun itu sudah mengajukan laporan ke kepolisian Las Vegas dan kini kasus itu tengah diselidiki.

Kini, Ronaldo sedang berada di Italia untuk bermain di Juventus. Meski berbeda negara, Amerika Serikat bisa meminta ekstradisi atau penangkapan pada Ronaldo yang berada di Eropa.

Seperti dilansir Mirror, pakar hukum Emilio Cortes menyebut Ronaldo bisa saja terekstradisi akibat masalah hukumnya. Satu-satunya cara agar ia terhindar dari penangkapan itu adalah pulang ke kampung halamannya.

“Aturan di Eropa dan Amerika Serikat berbeda dan otoritas di Amerika Serikat punya kesempatan untuk meminta ekstradisi Ronaldo kecuali dia pulang ke negaranya,” kata Cortes.

Ronaldo sudah membantah tuduhan pemerkosaan tersebut. Pemain Juventus itu kini masih bersikap kooperatif dengan masih menunggu hasil investigasi kepolisian.

Indolucky7 Group